Ini cintaku, mana cintamu ?

Bismillahirahmanirahim.

Semoga cerita ini memberikan manfaat dan renungan kepada siapapun yg meluangkan waktu untuk membaca artikel ini, terutama sebagai peringatan untuk diri saya sendiri.

Alkisah, seorang sahabat saya panggil saja dia Dinda, bercerita bahwa beberapa waktu lalu dia mengalami sebuah diskusi singkat yg mempunyai nilai luar biasa yg mampu menyadarkannya. Siang itu dinda ditanya oleh sahabatnya “mau tanya dong, apa alasanmu untuk mempelajari ajaran2 Islam lebih jauh ? Kenapa mempunyai minat lebih kpd hal2 yg berbau Islam ?”
“Benar saja non, aku juga gk tau kenapa bisa seperti itu” lanjut dinda saat bercerita kepada saya “itu namanya hidayah, gak di sangka2 datang dari mana dan dengan cara apa” sambut saya.
Dinda melanjutkan bahwa dia hanya bisa berkata kepada sahabatnya bahwa dia tertarik begitu saja, tanpa memberikan alasan yg pasti.
“Tapi aku kefikiran terusloh pertanyaannya, aku kembali bertanya pada diriku sebenarnya apa alasan ak bisa begitu berubah” lanjut dinda.
“Terus km ketemu jawabannya ?” Tanya saya.
“Alhamdulillah, ak mampu menemukan jawabanny”
Dgn nada yg sangat penasaran sy langsung bertanya “apa alasannya ?”
Sambil tersenyum kecil kpd dirinya sendiri dinda bercerita “karena aku jatuh cinta”

“eeh kamu jatuh cinta ? Dengan siapa ? Hebat ya tu orang bisa buat kamu berubah.” Heran bener sy dibuatnya.
“Ha🙂 iya ak jtuh cinta pd Sang Pemilik Cinta, kpd Yang Maha Hebat. Lazimnya klo orang jatuh cinta selalu ingin mengetahui apa2 tentang yg dicintanya, begitupun aku. Aku ingin mengetahui ap yg disukainNya ap yg dibenciNya, ap yg akn membuatNya lebih mencintaiku dn apa yg akan membuatNya membenciku. Ak ingin mengetahui semuanya makanya aku belajar dan mencari tau”
Subhanallah saya hanya bisa terdiam.
“Dia menbawa ak dr terowongan yg gelap menuju ujung cahaya dgn kasihNya. Dia menyatukan serpihan hatiku yg berserak dgn keikhlasan. Dia meberikan kebahagiaan setelah penderitaan agar ak bsa bersyukur. Dia membiarkanku melambungkan harap2ku hanya kpdNya. Dia telah menggiring ak dgn luka hati menuju cinta yg hakiki. Cinta seorang hamba kepada RabbNya”

Illahi Rabbi indah sekali caraMu menjemputnya kembali menuju jalan lurusMu. Ternyata dibalik sikap dan kata2 bijaknya, dinda pernah melewati masa2 sulit. Memang tidak akan ada sesuatu yg baik tanpa melewati proses sulit.
Dinda menambahkan “ak ingat non, ketika tdk ada seorangpun yg berada dimasa sulitku dl, saat ak merasa sendiri ak sadar ad kekuatan kasih sayangNya, saat itulh ak sadar aku sedang kembali diterangi cahaya kasihNya. Semua orang butuh batu loncatankan ? Aku sudah menemukannya🙂 ak ndk tau gimana harus melukiskan indahnya, laksana ikan yg terdampar didaratan yg sekarat hampir mati tiba2 hujan turun membentuk genangan yg mampu membuat ikan tsb kembali bernafas, dan air akhirny kembali membawanya pd lautan. Seperti itulah kasih sayangNya kpd ku”
“Kamu harus merasakannya juga, saat tdk ada harap selain RidhoNya, saat harapmu hanya kpdNya, saat cinta terbesarmu hanya untukNya, saat km menyerahkan kendali hidupmu kpdNya, saat itu hidup akn terasa ringan, indah dan penuh makna. Saat itulah km menemukan cintaNya”
Subhanallah maka nikmat Allah yg mana lagi yg bisa kita ingkari ?
Selalu ada tawa setelah duka. Pasti !
Selalu ada solusi disetiap masalah. Pasti !
Selalu ada taubat untuk hamba yg berserah. Itu sangat PASTI !

Dinda telah menemukan cinta sejati dunia akhirat dalam hatinya.
Semoga kita juga menemukannya aamiin.

Jangan meminta dimudahkan atas suatu cobaan namun mintalah dikuatkan.
Jangan meminta disegerakan apa yg Dia tangguhkan karena Dia lebih paham apa yg pantas disegerakan dan apa yg pantas ditangguhkan.

Semoga bermanfaat.
Silahkan di bagikan jika dirasa ada manfaatnya dan tolong diberikan saran untuk menjadi lebih baik.

Wassalam.
#NN

One thought on “Ini cintaku, mana cintamu ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s