Senja 140413

image

Sinar mentari jatuh tepat disela-sela harmoni kehijauan alam, menciptakan titik-titik gemerlap bak berlian. Warnanya keemasan mengesankan keanggunan.

Begitu sederhana namun begitu indah.
Ya karna kesederhanaan selalu indah dimata Sang Maha Indah.

Tatapan itu menutup berusaha memutar kembali sejarah hidupnya. Perlahan menembus ruang waktu terlihat sebuah titik yg melebar sekarang berbentuk sebuah senyuman. Matanya terbuka, dilihatnya kemilau berlian tepat didepan tatapannya.
Air mata…

“Apa yang kau lihat ?”
“Kenapa kau menangis ?”

Tatapan itu sepenuhnya terbuka dan berkata “Aku melihat sejarahku yang menyakitkan dan memilukan hatiku seakan lebam menahannya, namun aku merasa bahagia karena kulihat ada kasih sayang Tuhan didalamnya. Saat itu aku tidak mengetahui bahwa itu kasih sayang-Nya dan aku menangis sekeras yang aku bisa hingga hatiku terasa hancur. Namun sekarang baru kulihat itu indah. Aku menangis karena baru menyadari kasih sayang Tuhan kepadaku begitu indah dan sederhana, air kepedihan mengalir indah melalui sela-sela mataku dan kali ini terlihat sangat mengagumkan karena aku menatapnya bersama kilau cahaya senja. Tuhan sedang menyinari air mataku agar terlihat indah. Ia mau membisikkanku ‘Bahwa kepedihan itu tetap indah saat aku menjalaninya bersama-Nya.’ Tuhanku”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s