Be a possitive thing :D

Repost [12 Juni 2012]

Ingin mengibaratan hidup seperti sebuah jalan raya.

Terkadang lancar bebas hambatan.Terkadang macet yang menghambat laju keberhasilaTerkadang terdapat batu kerikil yang terkadang terasa, namun terkadang tidak terasa.Terkadang terdapat lubang berisi air, yang kita tidak tau seberapa parahnya lubang itu, apakah akan menjerumuskan kita terjatuh atau hanya sekedar memberikan cipratan kotor yang berbekas.Terkadang terdapat lubang kosong yang bisa kita antisipasi agat tidak terjatuh didalamnya.Terkadang terdapat paku yang membuat ban kita kempes dan harus di isi ulang anginnya.Terkadang harus berpacu dengan terik mentari dalam meraih impian atau berderai hujan air mata bahkan berdara-darah untuk sampai ketujuan.

Kunci untuk melewati jalan ini hanya satu, berfikir positive.Saat jalan kita lancar kita harus bersyukur.Saat jalan kita macet akan suatu hal mungkin kita disuruh untuk berheti sejenak dan kemudian melaju kembali dengan semangat yang telah terisi.Saat terdapat batu kerikil kita harus belajar untuk mengelak atau menjadi lebih kuat agat kita tidak tersandung.Saat terdapat lubang berisi air, kita di peringati untuk waspada dan bersabar, hati-hati dalam mengambil keputusan, apakah harus berkubang dengan lubang itu dengan segala tehnik yang kita ketahui atau menghindari lubang itu juga dengna segala tehnik yang kita ketahuin.Saat hanya lubang yang kita temui kita diminta untuk memperlambat laju kecepatan kita agar kita bisa selamat sampai tujuan.Saat terdapat paku yang membocori banmu (yang diibaratkan sebagai iman, sebagai penggerak kehidupan) kamu seharusnya menyadari bahwa ban itu harus di ganti dengan yang baru dan lebih baik, ini membuktikan bahwa kita tidak berhati-hati dalam melangkah.Dan saat mentari yang mebenani langkah hidupmu seharusnya kamu menyadari bahwa Allah dan alamnya sedang memberikanmu kekuatan lebih lagi untuk berjuang, memang terasa panas dan kadang sangat menyengat hati, tapi itu harus dirubah menjadi semangat yang membara agar dapat sampai pada tujuan, namun saat hujan air mata dan darah yang kamu temui, kamu butuh berhenti sejenak dan mengobati dirimu, karena kamu bukanlah sekuat besi atau baja, dirimu butuh disembuhan baru kembali berjalan.

Semua yang akan kita temui dalam jalan ini telah di atur, kita memiliki GPS bernama Al-Qur’an, jika sesat dan ingin bertanya kamu tinggal merenung kedalam hatimu disana Allah berada.

Semua rintangan yang Allah takdirkan hanyalah pinjaman dari-Nya untuk membuat kita lebih kuat dan lebih bermakna lagi di dunia ini, saat kamu bisa melewati dengan mulus, kamu akan merasakan kasih sayang-Nya yang luar biasa, mengerti bahwa semua ini memang harus terjadi sebagai bentuk kasih sayang-Nya mendididikmu untuk lebih tangguh lagi dalam menghadapi kehidupan yang mempersiapkan bekal kelak.

Percaya dan yakin Allah tau usahamu, Allah tau sakitmu, Allah tau sabarmu, dan Allah tidak suka berhutang akan hal itu, pasti akan dibalas-Nya dengan hal lebih indah di waktu yang paling indah dengan cara terindah. Believe Allah😀

12.06.2012 CR. RIDANI FITRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s